Jauhkan Penggunaan Antibiotik dari 7 Penyakit Anak Ini

  • October 28, 2021

Apakah Anda termasuk orang tua yang kerap panik ketika anak mulai sakit, lalu segera membawanya ke dokter dan menuntut pemberian obat? Khususnya terkait penyakit-penyakit yang menyebabkan demam dan nyeri pada anak, pernahkan Anda meminta ada resep untuk penggunaan antibiotik dan dokter memberikannya? 

Bagaimanapun, penggunaan antibiotik tidak bisa menangani berbagai penyakit. Antibiotik hanya efektif meredakan sakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Penggunaan antibiotik pada penyakit karena virus maupun jamu justru bisa menimbulkan resistensi antibiotik yang membuat anak mengalami gejala parah jika terpapar penyakit infeksi bakteri di kemudian hari.

Penyakit-penyakit yang kerap menyerang anak-anak, khususnya yang berusia di bawah 5 tahun, umumnya berupa penyakit menular yang dipicu oleh paparan virus. Tentunya pada kondisi ini, penggunaan antibiotik harus dijauhkan. Berikut adalah beberapa penyakit terkait infeksi virus yang sudah menyerang anak Anda. 

Pengobatan gonore yang utama adalah pemberian antibiotik

Pilek 

Pilek merupakan penyakit yang bisa paling sering menimpa anak Anda. Kebanyakan anak kecil bisa mengalami pilek 6—8 kali dalam setahun dan hal tersebut lumrah. Gejala utama dari pilek, antara lain hidung tersumbat dan batuk. Penyakit yang disebabkan oleh paparan virus ini menyerang saluran pernapasan atas anak dan sama sekali tidak memerlukan penggunaan antibiotik sebagai penanganan. Biasanya, gejala pilek akan berlangsung sekitar 10 hari dan dapat sembuh hari dengan memperkuat imunitas anak lewat makanan bergizi dan istirahat yang cukup. 

Batuk 

Kebanyakan batuk yang dialami anak berasal dari infeksi virus. Dalam artian, kondisi anak bisa pulih dengan sendirinya dengan memperkuat sistem kekebalan tubuhnya. Penggunaan antibiotik jelas tidak dianjurkan. Pemakaian obat batuk juga tidak disarankan, khususnya pada anak berusia di bawah 4 tahun karena bisa menimbulkan potensi efek samping yang serius. 

Radang Tenggorokan 

Sakit tenggorokan juga merupakan penyakit yang sering menimpa anak-anak dan ini bisa sangat menyakitkan sampai membuat anak sangat rewel. Infeksi virus umumnya menjadi penyebab kondisi ini hingga menimbulkan peradangan di bagian radang. Tidak diperlukan obat khusus untuk mengatasi radang tenggorokan anak karena penyakit ini bisa sembuh dalam waktu 7—10 hari. 

Influenza 

Banyak orang tua mudah panik ketika mendengar anaknya terdiagnosis mengalami influenza. Tuntutan kepada dokter untuk memberikan resep penggunaan antibiotik pun kerap terlontar agar gejala influenza pada si kecil cepat mereda. Padahal, pengkonsumsian antibiotik pada penderita influenza justru bisa menimbulkan risiko resistensi antibiotik. Bagaimanapun, influenza merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Cara menanganinya hanya dengan menjaga asupan cairan, memperhatikan asupan nutrisi, juga istirahat lebih banyak agar sistem kekebalan tubuh bisa semakin kuat untuk cepat melawan penyakit ini. 

Bronkitis 

Bronkitis merupakan kondisi ketika saluran udara di paru-paru mengalami infeksi. Kondisi ini biasanya terpicu oleh infeksi virus influenza yang tidak tertangani dengan baik. Namun bagaimanapun, bronkitis merupakan kondisi peradangan karena virus sehingga Anda perlu mengabaikan penggunaan antibiotik. 

Nyeri Badan 

Anak-anak mudah mengalami nyeri badan yang menjadi bagian gejala dari penyakit lain. Contohnya ketika anak mengalami influenza atau pilek, risiko merasakan nyeri badan juga sulit dihindari. Jika nyeri badan sudah tidak tertahan, dokter akan memberikan obat pereda nyeri bagi anak, seperti ibuprofen atau acetaminophen. Tentu saja penggunaan antibiotik untuk kasus nyeri badan anak tidak direkomendasikan. 

Gastroenteritis 

Gastroenteritis merupakan istilah medis untuk menggambarkan flu perut. Anak Anda akan menderita mual dan muntah serta feses yang beraira ketika mengalami penyakit yang satu ini. Sama seperti flu lainnya, flu perut juga tidak memerlukan penggunaan antibiotik sebagai penanganan karena kondisi ini umumnya disebabkan oleh virus. 

Penggunaan antibiotik yang tepat memang bisa membuat anak cepat sehat. Namun khusus penyakit-penyakit di atas, konsumsi antibiotik justru bisa menimbulkan risiko efek samping yang lebih besar. Jadi, lebih baik hindari pemakaiannya, ya.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*