Jauhkan Penggunaan Antibiotik dari 7 Penyakit Anak Ini

  • October 28, 2021

Apakah Anda termasuk orang tua yang kerap panik ketika anak mulai sakit, lalu segera membawanya ke dokter dan menuntut pemberian obat? Khususnya terkait penyakit-penyakit yang menyebabkan demam dan nyeri pada anak, pernahkan Anda meminta ada resep untuk penggunaan antibiotik dan dokter memberikannya? 

Bagaimanapun, penggunaan antibiotik tidak bisa menangani berbagai penyakit. Antibiotik hanya efektif meredakan sakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Penggunaan antibiotik pada penyakit karena virus maupun jamu justru bisa menimbulkan resistensi antibiotik yang membuat anak mengalami gejala parah jika terpapar penyakit infeksi bakteri di kemudian hari.

Penyakit-penyakit yang kerap menyerang anak-anak, khususnya yang berusia di bawah 5 tahun, umumnya berupa penyakit menular yang dipicu oleh paparan virus. Tentunya pada kondisi ini, penggunaan antibiotik harus dijauhkan. Berikut adalah beberapa penyakit terkait infeksi virus yang sudah menyerang anak Anda. 

Pengobatan gonore yang utama adalah pemberian antibiotik

Pilek 

Pilek merupakan penyakit yang bisa paling sering menimpa anak Anda. Kebanyakan anak kecil bisa mengalami pilek 6—8 kali dalam setahun dan hal tersebut lumrah. Gejala utama dari pilek, antara lain hidung tersumbat dan batuk. Penyakit yang disebabkan oleh paparan virus ini menyerang saluran pernapasan atas anak dan sama sekali tidak memerlukan penggunaan antibiotik sebagai penanganan. Biasanya, gejala pilek akan berlangsung sekitar 10 hari dan dapat sembuh hari dengan memperkuat imunitas anak lewat makanan bergizi dan istirahat yang cukup. 

Batuk 

Kebanyakan batuk yang dialami anak berasal dari infeksi virus. Dalam artian, kondisi anak bisa pulih dengan sendirinya dengan memperkuat sistem kekebalan tubuhnya. Penggunaan antibiotik jelas tidak dianjurkan. Pemakaian obat batuk juga tidak disarankan, khususnya pada anak berusia di bawah 4 tahun karena bisa menimbulkan potensi efek samping yang serius. 

Radang Tenggorokan 

Sakit tenggorokan juga merupakan penyakit yang sering menimpa anak-anak dan ini bisa sangat menyakitkan sampai membuat anak sangat rewel. Infeksi virus umumnya menjadi penyebab kondisi ini hingga menimbulkan peradangan di bagian radang. Tidak diperlukan obat khusus untuk mengatasi radang tenggorokan anak karena penyakit ini bisa sembuh dalam waktu 7—10 hari. 

Influenza 

Banyak orang tua mudah panik ketika mendengar anaknya terdiagnosis mengalami influenza. Tuntutan kepada dokter untuk memberikan resep penggunaan antibiotik pun kerap terlontar agar gejala influenza pada si kecil cepat mereda. Padahal, pengkonsumsian antibiotik pada penderita influenza justru bisa menimbulkan risiko resistensi antibiotik. Bagaimanapun, influenza merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Cara menanganinya hanya dengan menjaga asupan cairan, memperhatikan asupan nutrisi, juga istirahat lebih banyak agar sistem kekebalan tubuh bisa semakin kuat untuk cepat melawan penyakit ini. 

Bronkitis 

Bronkitis merupakan kondisi ketika saluran udara di paru-paru mengalami infeksi. Kondisi ini biasanya terpicu oleh infeksi virus influenza yang tidak tertangani dengan baik. Namun bagaimanapun, bronkitis merupakan kondisi peradangan karena virus sehingga Anda perlu mengabaikan penggunaan antibiotik. 

Nyeri Badan 

Anak-anak mudah mengalami nyeri badan yang menjadi bagian gejala dari penyakit lain. Contohnya ketika anak mengalami influenza atau pilek, risiko merasakan nyeri badan juga sulit dihindari. Jika nyeri badan sudah tidak tertahan, dokter akan memberikan obat pereda nyeri bagi anak, seperti ibuprofen atau acetaminophen. Tentu saja penggunaan antibiotik untuk kasus nyeri badan anak tidak direkomendasikan. 

Gastroenteritis 

Gastroenteritis merupakan istilah medis untuk menggambarkan flu perut. Anak Anda akan menderita mual dan muntah serta feses yang beraira ketika mengalami penyakit yang satu ini. Sama seperti flu lainnya, flu perut juga tidak memerlukan penggunaan antibiotik sebagai penanganan karena kondisi ini umumnya disebabkan oleh virus. 

Penggunaan antibiotik yang tepat memang bisa membuat anak cepat sehat. Namun khusus penyakit-penyakit di atas, konsumsi antibiotik justru bisa menimbulkan risiko efek samping yang lebih besar. Jadi, lebih baik hindari pemakaiannya, ya.

Cara Mengatasi Telapak Tangan yang Sakit

Cara Mengatasi Telapak Tangan yang Sakit

  • October 27, 2021

Pernahkah Anda mengalami kondisi telapak tangan sakit? Rasa sakit pada telapak tangan memang sungguh menyiksa karena rasa tersebut menghalangi Anda untuk melakukan aktivitas harian dengan baik seperti mengetik.

Seperti yang sudah Anda tahu bahwa mengetik merupakan salah satu kegiatan yang penting terutama pada perkantoran untuk mengetikkan dokumen, artikel, notulensi, dan sebagainya yang terkadang tindakan itu dapat melebihi batas kewajaran sehingga akhirnya tangan Anda mengalami pegal dan nyeri.

Anda pun tidak terlalu memedulikan kondisi tersebut karena hal tersebut merupakan hal yang biasa sehingga Anda mengabaikannya.

Padahal kondisi tangan yang nyeri tersebut pertanda bahwa Anda sebenarnya sedang terserang penyakit-penyakit yang bisa kronis sifatnya.

Atau dalam waktu dekat mengalami sindrom terowongan karpal yang menyebabkan Anda mengalami nyeri dan kesemutan.

Jika sudah seperti ini sebaiknya Anda segera melakukan beberapa cara untuk mengatasi rasa tidak nyaman pada telapak tangan Anda. Seperti apa saja caranya? Simak di bawah ini!

Istirahatkan tangan sebentar dan pijat

Saat Anda sudah merasakan kelelahan yang cukup parah pada tangan, Anda bisa terlebih dahulu mengistirahatkan tangan sebentar kemudian pijat-pijat.

Ini adalah cara paling mudah yang bisa Anda lakukan saat pekerjaan harian menumpuk. Lakukanlah selama 10 menit agar pegal dan sakit di tangan Anda menghilang.

Kompres dengan es batu

Anda juga bisa mengatasi telapak tangan sakit dan terasa ngilu dengan mengompreskan tangan Anda memakai es batu.

Lakukanlah selama 15 menit. Jika Anda tidak tahan terhadap rasa dingin yang dihasilkan, Anda bisa menggantinya dengan air hangat. Cara-cara ini setidaknya dapat meminimalkan nyeri dan meredakan pembengkakan sehingga Anda dapat beraktivitas kembali.

Konsumsi nanas dan pisang

Mengonsumsi 2 buah tropis ini juga akan membantu usaha Anda untuk dapat mengatasi rasa pegal berujung nyeri pada telapak tangan Anda.

Nanas diketahui mengandung bromelain yang sangat ampuh meredakan pembengkakan dan merangsang produksi protein antiperadangan dalam tubuh.

Sedangkan pisang adalah buah yang kaya akan vitamin B6 yang dapat mengurangi frekuensi munculnya kembali sindrom terowongan karpal di tangan Anda.

Selain itu, konsumsilah makanan dan minuman vitamin C supaya dapat meredakan nyeri pada telapak tangan.

Beberapa cara di atas adalah cara yang bisa Anda lakukan dengan mudah sehingga tidak perlu ke dokter.

Namun jika Anda mengalami rasa sakit yang cukup parah seperti adanya luka terbuka, tangan yang berubah bentuk, kesemutan, kebas, tertusuk, segeralah konsultasikan ke dokter.

Jangan sampai Anda terlambat konsultasi sebab jika terlambat pemberian diagnosis dan terapi menjadi tidak berguna sama sekali.

Pemberian ini justru akan menghambat optimalisasi penyembuhan pada nyeri dan pembengkakan di tangan Anda dan dapat bersifat jangka panjang untuk efeknya.

Selain diagnosis dan terapi, terdapat juga beberapa pemeriksaan lain untuk menunjang seperti pemeriksaan dengan sinar X, CT scan, MRI atau USG.

Hasil dari pemeriksaan-pemeriksaan ini akan dapat menentukan tindakan penanganan yang paling tepat.

Namun jika hasilnya meragukan, pemeriksaan dapat dilakukan dengan artroskopi dengan menggunakan kamera dan alat kecil seukuran pensil.

Untuk terapi yang dilakukan bergantung pada tingkat keparahan serta kondisi umum yang dimiliki pasien, dan jenis cederanya. 

Semua hal ini menjadi faktor-faktor yang dipertimbangkan saat hendak melakukan terapi. Adapun terapi yang dapat dilakukan adalah sama seperti seperti yang bisa Anda lakukan, yaitu mengistirahatkan tangan yang cedera dan mengompresnya dengan air dingin kemudian konsumsi obat-obatan pereda nyeri, dan pemberian alat bantu berupa splint dan fisioterapi.

Jika semua terapi ini tidak berhasil, dokter akan meminta pasien untuk melakukan operasi sebagai pengobatan telapak tangan sakit.

4 Alasan Mengapa Pasangan Melakukan Surogasi

4 Alasan Mengapa Pasangan Melakukan Surogasi

  • October 22, 2021

Surogasi sudah tidak asing lagi bagi mereka yang tinggal di Amerika Serikat, karena sudah banyak yang mendapatkan keturunan melalui proses surogasi ini, khususnya di kalangan artis Hollywood. Surogasi ini akan melibatkan ibu pengganti untuk mengandung embrio setelah dilakukan proses pembuahan luar sel telur dan sperma pasangan suami istri.

Dibutuhkannya peran ibu pengganti dikarenakan rahim yang dimiliki istri tidak dapat digunakan untuk mengandung, hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor. Berikut ini beberapa alasan mengapa pasangan memilih surogasi untuk mendapatkan keturunan.

Adanya gangguan pada rahim

Ada banyak gangguan yang bisa terjadi pada rahim sehingga membuat rahim tersebut tidak mampu untuk mengandung janin. Penyebabnya bisa karena penyakit atau genetika. Beberapa di antaranya:

  • Sindrom MRKH atau Mayer Rokitansky Kuster Hauser, yakni kondisi di mana vagina, serviks, dan rahim tidak berkembang dengan seharusnya. Wanita yang memiliki sindrom ini biasanya tidak mengalami menstruasi dan tidak memiliki rahim.
  • Servisitis, adalah kondisi serviks atau leher rahim mengalami peradangan, iritasi, atau luka. Akibat dari servisitis ini lapisan serviks akan mengalami pembengkakan, kemerahan, hingga mengeluarkan nanah di dalam leher rahim. Sehingga, akan timbul masalah kesuburan dan susah hamil.
  • Bentuk dan letak rahim abnormal, cukup banyak terjadi pada wanita. Sekitar 20% – 30% wanita mengalami kondisi rahim tidak normal. Namun, sebagian dari beragam jenis rahim abnormal ini masih bisa diperbaiki dan memungkinkan untuk memiliki keturunan, dan sebagiannya tidak, seperti kasus unicorniate uterus. Contoh kondisi tersebut membuat rahim hanya terbentuk setengah sehingga sulit memiliki peluang hamil.

Adanya gangguan hormon

Di dalam tubuh wanita terdapat banyak hormon yang memengaruhi kemampuan untuk hamil. Maka, bila hormon tersebut terganggu akan bisa menyebabkan sulit hamil. Beberapa di antaranya:

  • Prematur ovarian failure (POF), kondisi di mana tubuh tidak bisa memproduksi esterogen yang membuat rahim tidak berfungsi secara normal sehingga membuat susah hamil.
  • Autoimun, suatu penyakit yang membuat sistem imun menyerang sel-sel normal di dalam tubuhnya. Sehingga, jaringan yang sehat akan menjadi rusak dan terganggu, termasuk pula jaringan organ reproduksi.
  • Hipotiroidisme, yakni gangguan kelenjar tiroid yang memproduksi hormon pertumbuhan dan perkembangan. Bila gangguan hormon tiroid ini terjadi maka akan memengaruhi fungsi organ reproduksi pula. Tidak hanya menyebabkan susah hamil, bagi wanita yang sedang dalam masa kehamilan menderita hipotiroidisme, ia akan berisiko mengalami komplikasi kehamilan, seperti keguguran, lahir prematur, dan gangguan lainnya. 

Umur yang sudah tua 

Pada usia 35 tahun, wanita sudah mengalami penurunan masa subur, sehingga memungkinkan untuk mengalami kondisi susah hamil. Selain itu, dikhawatirkan pula akan terjadi komplikasi kehamilan bila mengandung di atas usia tersebut. 

Risiko yang dikhawatirkan akan terjadi bila wanita yang sudah tua tetap mengandung adalah keguguran, kelahiran prematur, preeklampsia, hingga adanya kecacatan saat lahir. Tidak hanya untuk bayi, kehamilan di usia ini juga dapat membahayakan bagi ibu.

Maka dari itu, bagi pasangan yang sudah terlalu tua tetapi masih menginginkan untuk mempunyai keturunan, mereka akan mencoba untuk melakukan proses surogasi ini.

 Homoseksual 

Homoseksual dapat diartikan sebagai adanya ketertarikan secara personal, emosional, maupun seksual kepada orang lain yang berjenis kelamin sama. Sehingga, pasangan tersebut tidak dapat memiliki keturunan secara biologis, sebab tidak memiliki sel telur atau sperma.

Pasangan homoseksual di berbagai negara sudah melakukan surogasi ini untuk mendapatkan keturunan. Mereka menggunakan surogasi jenis tradisional, yakni menggunakan sel telur ibu pengganti untuk mendapatkan calon embrio. 

Keempat poin di atas merupakan beberapa alasan yang menyebabkan pasangan tersebut memutuskan melakukan hal ini untuk tetap mendapatkan keturunan. Di Indonesia sendiri, metode surogasi ini masih belum mendapatkan izin di dalam undang-undang. 

Jika Anda dan pasangan mengalami beberapa alasan di atas, lakukanlah konsultasi dengan dokter spesialis kandungan untuk mengetahui metode yang tepat untuk menjalani program kehamilan.

Tips Berkebun di Rumah untuk Pemula

  • October 22, 2021

Berkebun di rumah merupakan salah satu aktivitas yang ternyata bisa menyehatkan tubuh sekaligus membuat pikiran Anda lebih segar dan rileks. Tak hanya itu, berkebun di rumah yang melibatkan aktivitas seperti menggali tanah, mengangkut pot atau pasir, dan memanen dapat meningkatkan kekuatan fisik, kesehatan jantung, menjaga sistem kekebalan tubuh, membantu mempertahankan berat badan serta membuat kualitas tidur Anda lebih baik. 

Berkebun di rumah juga dapat menumbuhkan perasaan yang tenang dan membuat Anda lebih kreatif. Dengan mengetahui manfaat tersebut, tentu Anda jadi tergoda untuk segera melakukannya.

Jika Anda merupakan seorang pemula yang baru saja tertarik untuk berkebun, sebaiknya Anda menyimak beberapa tips berikut ini yang cocok untuk Anda praktikkan.

Tips berkebun di rumah untuk pemula salah satunya pilih tanaman yang mudah dirawat, seperti kaktus

1. Pilih Lokasi yang Tepat

Berkebun memerlukan Anda untuk mengetahui lokasi yang tepat untuk menumbuhkan tanaman agar tetap hidup. Anda bisa menempatkan tanaman di lokasi yang terang. Hal ini karena sebagian besar tanaman membutuhkan waktu sebanyak 6 hingga 8 jam dalam sehari untuk terpapar sinar matahari secara langsung. Namun, ada beberapa jenis sayuran yang masih bisa mentolerir jika tumbuh di daerah yang tidak begitu terkena sinar matahari langsung.

Selain itu, sebaiknya Anda menanam tanaman bukan di tanah yang sering tergenang. Jika kerap terjadi genangan di daerah tersebut, itu artinya ada air terlalu banyak di tanah. Hal ini akan membuat akar tanaman selalu basah dan meningkatkan proses pembusukan. Jika tanah yang akan digunakan untuk tempat tumbuh tanaman Anda ada banyak batu, sebaiknya singkirkan batu-batu tersebut karena dapat mengganggu pertumbuhan akar dan membuatnya jadi tanaman yang lebih lemah.

Hindari menanam tanaman di tempat yang kerap diterpa angin yang kencang yang dapat merusak tanaman yang masih muda dan mencegah terjadinya penyerbukan. Anda juga perlu memberikan bahan organik sebagai pupuk agar tanah tempat tumbuh tanaman Anda menjadi subur sehingga memiliki nutrisi yang cukup untuk membantu tanaman cepat bertumbuh. 

2. Jangan Terburu-buru

Rencanakan kebun Anda dengan hati-hati. Anda bisa memulai menanam sedikit tanaman terlebih dahulu daripada terburu-buru menanam terlalu banyak dan terlalu cepat. Berapapun ukuran kebun Anda, pastikan Anda tetap masih memiliki jalur yang memungkinkan Anda untuk mengakses tanaman tersebut agar bisa disiangi dan dipanen. Pastikan juga Anda bisa mencapai tengah barisan tanaman tanpa harus menginjak tanah yang menjadi media tumbuh tanaman Anda.

3. Pilih Sayuran yang Tepat

Sebagai pemula, Anda sebaiknya memulainya dengan memilih sayuran yang mudah untuk ditanam dan produktif. Jika Anda tinggal di daerah yang cuacanya sangat panas, tentu tidak cocok untuk menumbuhkan tanaman atau sayuran yang menyukai suhu yang lebih dingin. Anda bisa memulai berkebun dengan menanam sayuran yang mudah untuk ditanam seperti selada, kacang hijau, lobak, tomat, timun jepang, paprika, bit, wortel, chard, bayam, atau kale, dan kacang polong.

Tips untuk memilih sayuran saat Anda berkebun di rumah adalah sebagai berikut.

1. Pilih Sayuran yang Anda dan Keluarga Konsumsi

Jika Anda tidak menyukai mengonsumsi kecambah brussel, maka sebaiknya tidak menumbuhkannya di kebun Anda. Namun, jika anak-anak Anda menyukai kacang hijau, cobalah untuk menanam kacang hijau dalam jumlah besar.

2. Bersikap Realistis

Anda perlu berhati-hati untuk tidak menanam tanaman sayuran terlalu banyak, karena hanya akan membuat tubuh Anda lelah karena mencoba merawat banyak tanaman. Jika hasil sayuran yang didapatkan dari berkebun di rumah berlebih, dan tidak bisa dikonsumsi keluarga Anda di rumah, Anda bisa membagikannya ke teman atau tetangga Anda.

3. Pertimbangkan Ketersediaan Sayur di Toko Bahan Makanan

Terkadang ada beberapa jenis sayuran yang jarang tersedia di toko sayur atau bahan makanan langganan Anda. Oleh karena itu, Anda bisa menyiasatinya dengan menanam sayuran tersebut saat berkebun di rumah. Anda juga bisa menanam tanaman obat keluarga yang tentunya sangat dibutuhkan oleh anggota keluarga di rumah Anda, daripada harus repot-repot beli ke toko atau supermarket.

Itu tadi beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk berkebun di rumah jika Anda masih pemula. Persiapkan dan rencanakan dengan matang, namun jangan lupa untuk rileks atau tenang saat sudah mulai berkebun. Selamat mencoba.

Bio Strath Elixir itu Obat Apa? Ini Penjelasannya?

  • October 21, 2021

Jika kamu sedang mencari suplemen makanan dengan kandungan nutrisi yang lengkap, Bio Strath Elixir bisa menjadi salah satu pilihan terbaik.

Produk yang berasal dari Switzerland sudah berusia lebih dari 50 tahun dan dijual di lebih dari 60 negara. Teknologi dan manfaat dari suplemen inilah yang menjadi kekuatan produknya.

Lalu apa saja sih memangnya nutrisi yang ada dalam suplemen ini sampai begitu populer? Berikut sedikit ulasan mengenai kandungan dan manfaat suplemen makanan ini.

Apa itu Bio Strath?

Bio Strath adalah suplemen kesehatan yang dilengkapi berbagai nutrisi penting untuk tubuh mulai dari mineral, vitamin, hingga asam amino.

Suplemen ini mengandung bahan utama berupa fermentasi bahan herbal yang melalui proses fermentasi menggunakan ragi dari jenis saccharomyces cerevisiae.

Proses atau teknologi yang digunakan dalam fermentasi ini disebut dengan plasmolysed herbal yeast. Nah apa sih plasmolysed herbal yeast itu, bisa simak pembahasan di poin berikutnya!

Mengenal plasmolysed herbal yeast

Setiap bahan herbal yang ada di dalam suplemen ini melalui proses fermentasi menggunakan ragi dari jenis saccharomyces cerevisiae.

Ragi jenis ini memang dikenal memiliki berbagai manfaat, karena termasuk ke dalam jenis nutritional yeast atau ragi bernutrisi.

Artinya ragi ini bisa mengambil sari-sari atau nutrisi penting dari setiap bahan herbal, sehingga saat kita mengonsumsinya, maka kita akan mendapatkan manfaat dari bahan herbal tersebut.

Ada lebih dari 50 jenis bahan herbal yang digunakan untuk membuat suplemen ini. Agar aman dikonsumsi dan bisa diserap nutrisinya oleh sistem sistem pencernaan manusia, hasil fermentasi ragi ini melalui proses bernama plasmolysed.

Itulah kenapa bahan utama dalam suplemen ini disebut plasmolysed herbal yeast. Untuk bisa mengetahui lebih dalam soal proses fermentasi ini, kamu bisa tonton video di link ini.

Kandungan 

Suplemen kesehatan ini mengandung banyak sekali nutrisi penting lho. Berikut daftar vitamin yang terkandung dalam suplemen ini:

  • Vitamin B1
  • Vitamin B2
  • Vitamin B6
  • Vitamin B12
  • Vitamin C
  • Niacin
  • Biotin
  • Pantothenic acid
  • Folic acid
  • Inosit
  • Provitamin D2

Tak hanya vitamin, suplemen ini juga dilengkapi berbagai jenis mineral yang dibutuhkan tubuh. Di antaranya:

  • Kalsium
  • Kalium
  • Zat besi
  • Tembaga
  • Mangan
  • Fosfor
  • Zinc
  • Selenium
  • Natrium, dll.

Untuk melengkapi kebutuhan nutrisi, produk ini juga mengandung berbagai jeni asam amino seperti alanin, arginin, aspargin, sistin, asam glutamat, glisin, histidin, isoleusin, leusin, dan lain-lain.

Kegunaan

Lalu dengan berbagai kandungan di atas, dan juga teknologi yang digunakan. Memangnya apa saja sih kegunaan atau manfaat dari suplemen elixir ini?

Ada banyak sekali lho, bahkan sudah banyak uji klinis yang dilakukan untuk membuktikan manfaat dari suplemen ini. 

Berikut beberapa manfaat Bio Strath yang telah dibuktikan melalui penelitian dan juga uji klinis:

  • Meningkatkan tingkat konsentrasi pada anak yang memiliki Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADD/ADHD)
  • Meningkatkan pertahanan sistem sistem imun
  • Mencegah dan mengatasi flu atau influenza
  • Menjaga kadar hemoglobin pada ibu hamil tetap stabil, dan menjaga kondisi kesehatan ibu hamil tetap prima
  • Mampu bantu menunjang proses pertumbuhan anak-anak
  • Meningkatkan konsentrasi anak-anak di sekolah
  • Bantu tingkatkan level konsentrasi, vitalitas, dan kinerja pada orang dewasa, dll.

Secara umum, sebagaimana suplemen pada umumnya, produk ini lebih banyak memberikan dampak positif ketimbang dampak negatif pada tubuh.

Nah itu dia sedikit rangkuman tentang suplemen kesehatan Bio Strath Elixir. Untuk menghindari produk palsu, pastikan kamu membeli produk ini di toko terpercaya ya!

Mengenal Medical Check Up (MCU) Beserta Prosedurnya

  • October 21, 2021

Kesehatan merupakan hal terpenting bagi tubuh. Saat kesehatan terus didapat, tubuh bisa dengan mudah melakukan berbagai aktivitas serta kegiatan dengan mudah. Berbicara mengenai kesehatan,  Apakah Anda mengetahui bagaimana cara untuk mendeteksi kesehatan seseorang? Jawabannya adalah dengan Medical Check Up (MCU). Medical Check Up sendiri dilakukan dengan tujuan memeriksa dan mendeteksi kondisi kesehatan seseorang untuk mengetahui apakah terdapat diagnosa atau masalah di dalam tubuh. Diluar itu, hal ini tentunya berguna untuk membantu menemukan penyakit lebih awal serta lebih dini sehingga peluang perawatan dan penyembuhan akan jauh lebih baik. Tak sampai disitu saja, Medical Check Up (MCU) juga bisa membuat tubuh lebih sehat akibat termotivasi untuk menjadikan tubuh lebih sehat dan bugar melalui berbagai cara mulai dari menjaga asupan, serta memperbaiki pola dan gaya hidup yang baik. 

Lalu bagaimana prosedur pemeriksaan Medical Check Up (MCU)?

Sebenarnya tak ada aturan baku dalam prosedur pemeriksaan Medical Check Up (MCU). Namun pemeriksaan dapat  berbeda-beda dan disesuaikan dengan usia, jenis kelamin, serta kondisi kesehatan masing-masing pasien tersebut. Beberapa prosedur berikut dinilai merupakan prosedur  Medical Check Up (MCU) yang paling umum dilakukan:

  1. Pemeriksaan riwayat penyakit

Pada tahap awal, Dokter atau petugas medis akan memulainya dengan serangkaian pemeriksaan riwayat kesehatan pasien. Dokter akan menanyakan gejala atau penyakit yang diderita atau pernah diderita pasien, gaya hidup, obat-obatan, maupun suplemen dan vitamin yang rutin dikonsumsi. Kemudian ditanyakan pula riwayat penyakit medis yang pernah diderita atau dialami oleh keluarga.

  1. Pemeriksaan organ

Pemeriksaan organ yang dilakukan meliputi frekuensi detak jantung dan pernapasan,  tekanan darah, serta suhu tubuh pasien.

  1. Pemeriksaan fisik

Pada tahap ini, pasien akan ditimbang berat dan tinggi badannya. Kemudian dilakukan pemeriksaan kondisi tubuh dari kepala hingga kaki (termasuk kepala dan leher, saraf, kulit, tulang, rambut, hingga kelamin pasien). Pasien akan diminta untuk berbaring dan dokter akan mulai memeriksa satu persatu apakah terdapat rasa nyeri pada bagian tubuh tertentu saat ditekan, serta melihat terdapat kelainan atau tidak pada tubuh pasien.

  1. Pemeriksaan penunjang

Setelah melewati beberapa tahapan pemeriksaan, dilakukan pemeriksaan laboratorium seperti foto rontgen dan USG, elektrokardiografi, ataupun rekam jantung untuk melihat kondisi pasien secara lebih rinci. 

Lalu apakah pemeriksaan Medical Check Up mampu menimbulkan efek samping terhadap kesehatan pasien?

Pemeriksaan Medical Check Up (MCU) jarang menimbulkan efek samping jika dilakukan dengan sesuai prosedur. Namun, para ahli menilai terdapat kemungkinan tubuh terkena resiko kanker dan masalah pembuluh darah di masa depan akibat tubuh yang terlalu sering terkena sinar-X pada saat pemeriksaan rontgen. Untuk itu selalu konsultasikan keseluruhan rangkaian Medical Check Up pada dokter agar minim resiko.

Meskipun sebagian orang menganggap  Medical Check Up (MCU) hanya dilakukan saat tubuh sudah mengalami keluhan dan bahkan memerlukan perawatan khusus, nyatanya Medical Check Up akan sangat baik jika dilakukan secara rutin dan berkala. Setidaknya, orang dewasa diatas 18 tahun memeriksakan kesehatannya secara keseluruhan maksimal dua tahun sekali untuk mengetahui bagaimana kondisi kesehatannya. Sedangkan bagi orang dengan usia lanjut disarankan untuk  melakukan  pemeriksaan melalui Medical Check Up (MCU) maksimal satu tahun sekali. Namun perlu diingat, hal tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi tubuh serta penyakit seseorang. 

Prodia Ambon

Untuk melakukan pemeriksaan kesehatan melalui Medical Check Up (MCU), Anda dapat mengunjungi Prodia Ambon yang terletak di Rhebok No.1 B-C, Jl. Anthony Rebok kelurahan Honipopu kota Ambon. Klinik ini memiliki berbagai fasilitas mulai dari Laboratorium, Medical check up (MCU), Radiologi, Tes covid-19, hingga Antibodi Covid-19. Terdapat pula prosedur medis unggulan yang ditawarkan di Prodia Ambon, beberapa diantaranya adalah Skrining Sifilis, USG Prostat, USG Perut, USG Testis, USG 4 Dimensi, USG Kepala, USG Leher, Cek Kolesterol, Tes Covid-19, Tes Kehamilan, Tes Tumor Marker, Skrining TBC, Tes Alergi, Tes HIV, Pemeriksaan PSA (Prostat Spesifik Antigen), Pemeriksaan Sperma, Pemeriksaan TORCH, Profil Lipid Skrining Hepatitis, Fungsi Ginjal, hingga Pap Smear.

Tak perlu khawatir saat melakukan pemeriksaan kesehatan di Prodia Ambon sebab hingga kini Laboratorium Klinik Prodia Ambon terus berupaya memberikan pelayanan terbaik seperti visi mereka yaitu “Centre of Excellence”. Segera Lakukan pemeriksaan kesehatan Anda dan keluarga di Prodia Ambon.

penyebab asma

Waspadai Penyebab Asma, Lakukan Langkah Pencegahan Ini

  • October 14, 2021

Asma memang penyakit yang tidak bisa disembuhkan, namun Anda tetap bisa melakukan sejumlah cara untuk mencegah serangan asma. Jika dikelola dengan baik sehingga Anda tidak terpapar hal-hal yang bisa menjadi penyebab asma kumat, risiko serangan asma pun bisa sangat diminimalkan. 

Seseorang dengan riwayat asma bahkan bisa tidak mengalami asma selama bertahun-tahun jika mengetahui trik pencegahan serangan penyakit ini yang tepat. Tanpa disadari, langkah untuk mencegah asma Anda kambuh sebenarnya sangat simpel dan bisa dilakukan sehari-hari. 

Jauhi risiko penyebab asma berikut ini!

Jadi, apa saja langkah pencegahan yang efektif menekan risiko serangan asma berulang bagi penderitanya? Tentu saja Anda mesti menghindari penyebab asma kumat dengan cara melakukan hal-hal di bawah ini. 

Jangan Merokok 

Asap merupakan salah satu pemantik serangan asma yang hampir sebagian besar diketahui. Namun, banyak juga penderita asma yang mengabaikannya dengan membiarkan dirinya terpapar asap secara berlebihan, bahkan sampai melakukan kebiasaan yang menimbulkan asap tersebut dengan merokok. Jelas ini meningkatkan peluang serangan asma kumat. Jika Anda tidak mau asma Anda kambuh, segeralah memutuskan berhenti merokok atau jangan menyentuh rokok sama sekali. 

Pemanasan Sebelum Olahraga 

Hampir 80 persen orang yang menderita asma akan mengalami kumat ketika berolahraga. Aktivitas yang tergolong berat ini memang bisa membuat saluran udara di tubuh Anda menyempit sehingga menjadi penyebab asma. Namun, bukan berarti Anda tidak boleh berolahraga sama sekali ketika sudah terdiagnosis asma. Justru dengan rutin berolahraga, kondisi saluran udara akan lebih terlatih. Anda bisa tetap berolahraga, namun didahului dengan pemanasan sekitar 10—15 menit. Ini akan meminimalkan risiko serangan asma saat Anda sedang berolahraga. 

Perhatikan Makanan yang Dikonsumsi 

Tidak jarang alergi menjadi penyebab asma, tidak terkecuali dari makanan. Jadi kalau Anda tahu memiliki makanan yang menjadi pemantik alergi, sebaiknya Anda tidak mengonsumsinya agar serangan asma tidak perlu Anda alami. 

Menjaga Berat Badan Ideal 

Inilah salah satu risiko ketiak Anda memiliki berat badan berlebih, yaitu asma Anda akan mudah kumat. Soalnya, berat badan berlebih membuat jaringan lemak makin banyak dalam tubuh sehingga memicu produksi hormon adipokin. Hati-hati, ini merupakan jenis hormon yang membuat peradangan di salura pernapasan sehingga menjadi penyebab asma. Untuk itu, sangat penting menjaga berat badan ideal agar asma Anda tidak sering kumat. Perhatikan kalori yang masuk agar tidak berlebih dan olahraga secukupnya menjadi kunci sukses untuk berat badan ideal. 

Makan Tepat Waktu 

Makan tepat waktu akan mencegah asam lambung naik sampai ke tenggorokan sehingga mencegah terjadinya masalah saluran pernapasan, tidak terkecuali asma. Sebaliknya, sering telat makan akan memicu terjadinya maag dan naiknya asam lambung sehingga Anda harus berhadapan dengan serangan asma yang kambuhan berulang kali. 

Tidak Sembarangan Minum Obat 

Pastikan selalu mengonsumsi obat sesuai dengan resep dokter dan tidak sembarangan membeli obat pereda nyeri di warung atau toko obat. Pasalnya, ibuprofen ataupun aspirin yang merupakan pereda nyeri justru sangat ampuh memantik serangan asma. Jangan lupa memberi tahu dokter mengenai riwayat asma Anda agar obat yang diberikan tidak menimbulkan efek samping terhadap gejala asma yang kumat. 

Jaga Asupan Vitamin C 

Sangat penting bagi penderita asma untuk memenuhi kebutuhan vitamin C harian yang dianjurkan. Vitamin C yang cukup akan membuat imunitas tubuh terjaga sehingga infeksi virus dan bakteri penyebab flu ataupun pilek bisa diminimalkan. Asal tahu saja, flu dan pilek kerap membuat asma Anda kumat. 

Kerap Lakukan Meditasi 

Tingkat emosi yang berlebihan sangat mudah menjadi penyebab asma Anda kumat. Mulailah untuk mengendalikan tingkat emosi, baik sedih yang berlebihan maupun senang yang terlampau batas, dengan melakukan meditasi secara rutin. Kebiasaan baik ini akan sangat berpengaruh ke tingkat kekambuhan asma Anda yang menurun drastis. 

*** 

Bagaimanapun, melakukan pencegahan terhadap suatu penyakit akan lebih mudah dan murah dibandingkan Anda harus sakit terlebih dahulu kemudian mengobatinya. Tidak terkecuali dengan riwayat asma Anda, menghindari dan mengelola penyebab asma dengan baik akan membuat Anda lebih nyaman dan aman menjalani aktivitas harian karena tidak terlalu takut dengan serangan asma yang tiba-tiba.

Kenali Gejala Demam Berdarah pada Bayi, Berbeda dengan Orang Dewasa

  • October 14, 2021

Ketika memasuki musim penghujan, maka penyakit demam berdarah akan semakin tinggi.

Gejala demam berdarah pada bayi berbeda dari orang dewasa, sehingga perlu diwaspadai.

Bayi atau balita bisa terkena penyakit demam berdarah dengue hanya karena satu diditan nyamuk aedes aegypti atau yang terinfeksi DBD. Bayi yang rentan mengalami demam berdarah berusia 0-12 bulan. Jika DBD sedang mewabah, maka Anda perlu mewaspadai agar si kecil terlindungi dengan baik.

Mengenal Penyebab Anak Bisa Terkena DBD

Secara umum, DBD merupakan penyakit yang terjadi disebabkan oleh virus dengue pada nyamuk aedes aegypti dan nyamuk aedes albopictus. 

Tubuh yang digigit salah satu nyamuk tersebut bisa menyebabkan virus masuk dan menginfeksi inangnya alias tubuh. 

Ada beberapa faktor pemicu terjadinya demam berdarah, seperti tinggal di wilayah iklim tropis atau subtropis juga bisa menjadi faktor penyebaran infeksi DBD.

Faktor sistem kekebalan tubuh juga mempengaruhi seseorang terkena DBD, apalagi pada lansia, bayi dan anak-anak.

Gejala Demam Berdarah yang Mungkin Dialami Anak

Orang dewasa tentu akan lebih mudah menyampaikan apa yang sedang dirasakannya. Berbeda dengan bayi atau balita yang belum bisa menceritakan kondisinya sedang sakit secara gamblang.

Terlebih, gejala demam berdarah pada bayi juga hampir mirip dengan penyakit yang umumnya diderita oleh anak-anak. Sehingga cukup sulit dikenali sebagai demam berdarah.

Berikut gejala umum dari DBD yang terjadi pada bayi, yaitu:

  • Anak mengalami demam tinggi di atas 38 derajat celsius, bahkan bisa 40 derajat celsius
  • Saat demam turun, temperatur tubuh bisa di bawah 36 derajat celsius
  • Bayi akan lesu dan keinginan menyusu menurun
  • Bayi yang menderita DBD jadi lebih rewel dan menangis terus menerus
  • Muncul ruam dan bintik merah di tubuh bayi
  • Bayi mengalami mual
  • Adanya perdarahan yang tidak wajar di hidung atau gusi
  • Terasa nyeri di belakang bola mata
  • Mengalami muntah lebih dari 3 kali sehari

Bayi atau balita yang mengalami demam berdarah bisa tiba-tiba mengalami demam tinggi dalam waktu cepat. Lalu dilanjutkan dengan berbagai gejala demam berdarah pada bayi di atas.

Ada beberapa fase penyakit demam berdarah yang perlu diketahui, yaitu:

  • Fase pertama, di hari 1-3 biasanya pasien akan mengalami demam tinggi secara tiba-tiba yang disertai pula dengan sakit kepala, sakit di bagian belakang bola mata, badan terasa nyeri dan ngilu, yang disertai dengan munculnya bintik merah di kulit. Ada juga gejala yang mungkin dialami seperti nyeri tenggorokan, hingga infeksi tenggorokan dan selaput pelindung kornea mata.
  • Fase kedua,  di hari 4-5 pasien akan masuk ke fase kritis. Fase ini ditandai dengan demam dan trombosit darah yang enurun sehingga tubuh seolah sudah sembuh. Padahal fase ini mungkin terjadi perdarahan di mulut dan hidung, kulit pucat, hingga penurunan kesadaran.
  • Fase ketiga, di hari 6-7 pasien DBD masuk ke fase penyembuhan. Fase ini ditandai dengan kondisi pasien yang sudah mulai membaik. Seperti nafsu makan sudah mulai muncul, peredaran darah mulai normal hingga frekuensi buang air kecil mulai normal. 

Cara Mengatasi Demam Berdarah pada Bayi

Hal yang paling diperlukan saat anak mengalami demam berdarah, orang tua tidak panik karena akan sulit berpikir lebih jernih.

Setelah itu, maka bisa melakukan beberapa cara berikut ini saat bayi mengalami DBD, seperti:

  1. Bawa anak ke dokter

Saat Anda menyadari berbagai gejala demam berdarah pada bayi Anda, maka segeralah bawa anak ke dokter. Atau bila Anda masih ragu apa sebenarnya yang dialami oleh si kecil, segera periksakan ke dokter.

Anda bisa menceritakan pada dokter gejala-gejala yang terlihat yang dialami oleh si kecil, mulai dari perubahan suhu tubuh dan kondisi lainnya. 

  1. Memastikan agar anak tidak mengalami dehidrasi

Mual dan muntah beberapa kali yang dialami oleh bayi bisa jadi pertanda bayi mengalami DBD. Maka, pastikan agar anak bisa mendapat cairan yang cukup agar terhindar dari dehidrasi.

Jika usia anak masih kurang dari 6 bulan, maka Anda bisa memberikannya ASI atau susu formula untuk mengganti cairan yang keluar.

Ada beberapa gejala dehidrasi yang perlu dikenali, seperti mulut kering, jarang buang air kecil, air mata tidak keluar ketika menangis, serta ubun-ubun kepala semakin masuk ke dalam.

  1. Berikan anak obat

Anda bisa memberikan anak obat yang aman. Biasanya dokter akan memberikan paracetamol yang berguna untuk menurunkan demam, sehingga bayi akan merasa lebih nyaman beristirahat. 

Jangan memberikan obat seperti aspirin atau ibuprofen karena menyebabkan perdarahan pada anak. Lagi pula, tidak ada obat khusus untuk demam berdarah. Obat-obatan yang tersedia hanya untuk menghilangkan gejala saja.

  1. Perawatan di rumah sakit

Dokter biasanya akan menyarankan agar bayi mendapat perawatan di rumah sakit bila si kecil tidak bisa menerima asupan cairan sedikitpun. Dengan begitu, bayi bisa mendapatkan cairan elektrolit melalui pemasangan infus.

DBD yang dialami bayi umumnya bisa sembuh setelah 1-2 minggu tanpa ada kondisi lanjutan. Maka, perlu dijaga agar lingkungan tempat tinggal si kecil bersih dan terhindar dari gigitan nyamuk penyebab DBD.

Mengenal Material Kondom yang Bagus dan Cara Pakainya

  • October 14, 2021

Bagi pasangan yang belum ingin punya anak, kondom menjadi salah satu alat kontrol kehamilan yang cukup efektif. Supaya pemakaian kondom lebih maksimal, Anda dan pasangan harus bijak dalam memilih kondom yang bagus

Perlu diketahui, ada beberapa jenis kondom yang tersedia. Setiap jenis terbuat dari material yang berbeda-beda. Perbedaan material ini akan mempengaruhi kualitas serta kenyamanan Anda saat menggunakan kondom. 

Merek kondom yang bagus perlu dipilih saat hendak mencegah kehamilan

Apa saja material kondom yang bagus?

Tidak semua jenis kondom nyaman untuk digunakan. Ada beberapa material kondom yang lebih dianjurkan, contohnya seperti: 

  • Latex

Material kondom yang paling umum adalah latex. Hampir sebagian besar jenis kondom yang Anda temukan di toko obat adalah kondom berbahan dasar latex. 

Bahan latex terbukti ampuh dalam memberikan perlindungan untuk mencegah kehamilan. Meski begitu, ada beberapa orang yang memiliki alergi terhadap latex, sehingga tidak semua orang bisa menggunakan kondom jenis ini.

  • Poliuretan

Ada kondom yang terbuat dari bahan dasar berupa poliuretan yang merupakan sejenis plastik. Kondom jenis ini adalah alternatif kondom yang cukup populer dan cocok digunakan bagi Anda yang memiliki alergi terhadap latex. 

Dibandingkan dengan kondom latex, kondom dari poliuretan memiliki tekstur yang lebih tipis, namun tetap bisa melindungi Anda dan pasangan ketika melakukan hubungan seksual. 

  • Polyisoprene

Material kondom yang bagus berikutnya adalah polyisoprene. Ini merupakan bahan yang menyerupai latex, namun tidak mengandung bahan kimia yang bisa menyebabkan alergi. Sehingga, kondom dengan material ini cocok dijadikan alternatif kondom latex. 

Dibandingkan dengan poliuretan, material kondom ini lebih tebal. Akan tetapi teksturnya lebih lembut dan kurang menyerupai karet, sehingga lebih renggang dan kurang bisa melekat dengan baik ketika digunakan. 

  • Kulit domba

Sebelum kondom dibuat dari latex, kondom pada zaman dulu dibuat dari kulit domba. Kulit domba yang dipakai adalah kulit selaput dari usus domba. Selaput ini cukup kuat dan tahan lama sehingga dianggap sebagai material kondom yang bagus dan alami.

Kondom dari kulit domba cenderung lebih tipis dan bisa membantu mengontrol kehamilan. Namun, kulit domba yang dipakai pada kondom ini memiliki pori-pori dan sedikit berlubang, sehingga kurang bisa melindungi Anda dan pasangan dari penyakit menular seksual. 

Itu adalah jenis-jenis material kondom yang umumnya digunakan. Anda bisa memilih kondom dengan material yang paling cocok dengan kebutuhan Anda. 

Memakai kondom dengan tepat

Agar Anda dan pasangan bisa mencegah kehamilan dengan lebih maksimal, Anda perlu memakai kondom dengan cara yang tepat. Berikut ini cara memakai kondom yang bagus: 

  • Pakai selama 30 menit

Anda dianjurkan memakai satu kondom hanya dalam waktu maksimal 30 menit. Apabila aktivitas seksual Anda dan pasangan berlangsung cukup lama, maka gantilah kondom tersebut setiap 30 menit sekali. 

Karena, setelah digunakan selama kurang lebih 30 menit, kualitas kondom akan menurun akibat gesekan. 

  • Jangan gunakan dua kondom

Jika Anda mengira pemakaian dua kondom sekaligus bisa memberikan hasil yang maksimal, maka perkiraan tersebut adalah pemahaman yang keliru. Pada dasarnya, satu kondom saja sudah bisa memberikan perlindungan untuk mencegah kehamilan.

Justru, pemakaian dua kondom di saat bersamaan akan memicu gesekan yang membuat tekstur kondom menjadi mudah robek dan rusak. Ini justru akan menurunkan kualitas kondom yang digunakan.

Bijaklah dalam memakai kondom apabila Anda ingin mencegah kehamilan bersama pasangan. Pilihlah material kondom yang bagus, yang bisa memberikan kenyamanan serta keamanan ketika berhubungan seksual.

Klinik Gigi FDC Cibubur: Jenis Layanan yang Bisa Anda Booking

  • October 14, 2021

Terkadang, masalah pada gigi sering tidak bisa diprediksi. Meski sudah rajin menggosok gigi 2 kali sehari, ada saja problem kesehatan gigi yang tidak bisa Anda duga. Oleh karena itu, memeriksakan gigi ke dokter gigi atau klinik terdekat penting untuk Anda lakukan. 

Minimal memeriksakan gigi ke dokter atau klinik adalah sebulan sekali guna mendeteksi adanya penyakit atau bakteri jahat yang membuat gigi semakin parah. Bagi Anda yang tinggal di Cibubur, bisa memeriksakan gigi Anda ke FDC Cibubur

Klinik ini terletak di jalan Alternatif Cibubur No KM 4 Jatikarya, Kec Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat. Anda bisa datang ke klinik ini menggunakan transportasi umum atau ojek online. 

Sekilas info, Klinik FDC Cibubur sendiri merupakan cabang dari beberapa klinik gigi FDC Dental. Ini adalah layanan pemeriksaan dan perawatan gigi yang sudah sangat terkenal di Indonesia, utamanya di daerah Jakarta dan sekitarnya. Ada klinik Bogor, Depok, Bandung, Pondok Aren, Tangerang dan Jakarta itu sendiri. 

Tak perlu khawatir memeriksakan kesehatan gigi Anda di FDC Cibubur karena sudah menggunakan protokol kesehatan yang lengkap. Perawat sudah divaksin dan memakai APD Level 3. 

Jenis-Jenis Layanan di FDC Cibubur

Tersedia berbagai layanan di FDC Cibubur, beberapa diantaranya adalah:

1. Behel Gigi

Behel gigi bisa Anda lakukan di FDC Cibubur. Layanan ini berguna untuk merapikan posisi gigi Anda jadi semakin baik. Bila ingin gigi tampil rapi sempurna, perlu dilakukan pemasangan kawat gigi oleh dokter ahli. Perlu waktu beberapa bulan hingga gigi rapi pada posisi yang ideal. Behel bekerja dengan cara mengoreksi rahang sehingga posisinya akan kembali menyesuaikan kenyaman dan lebih simetris secara estetika. 

2. Bleaching

Punya masalah gigi kuning? Penyebabnya bisa karena terlalu banyak minum kopi atau teh. Kopi bisa mengabrasi gigi sehingga warnanya jadi lebih kuning. Bila sudah terlanjur, silahkan kunjungi klinik FDC Cibubur guna melakukan perawatan Bleaching dan mengembalikan warna gigi Anda. 

Perawatan ini bekerja dengan cara mengembalikan warna alami gigi dengan proses one visit treatment atau prosedur perawatan yang dilakukan dalam sekali datang. 

3. Veneer

Bagi Anda yang habis alami kecelakaan, silahkan perbaiki kondisi gigi Anda dengan metode Veneer. Diperlukan bantuan dokter ahli supaya prosesnya berjalan dengan baik. Berbeda dengan tambal gigi yang dilakukan dengan cara mengisi lubang pada gigi, Veneer dilakukan dengan cara memperbaiki gigi yang patah. 

4. Tambal Gigi 

Gigi Anda yang berlubang perlu ditambal agar rasa sakitnya tidak semakin menjalar. Kembalikan bentuk asli Gigi Anda menggunakan gigi palsu berbahan komposit. Dokter gigi yang ahli mungkin akan membuatkan tambalan gigi dengan cara mengukur kedalaman lubang yang Anda derita. 

Setelah itu, dokter akan mengisi celah pada gigi berlubang, kemudian melindunginya dari kerusakan gigi yang lebih parah. Tak hanya gigi berlubang, masalah gigi rusak atau retak juga bisa diatasi dengan menambal gigi.

5. Perawatan Saluran Akar

PSA, atau bisa dikenal dengan perawatan saluran akar merupakan sebuah metode untuk memperbaiki atau menghilangkan rasa sakit pada saraf gigi. PSA bertujuan untuk membuat gigi tetap bertahan dan tidak lepas. Perawatan ini dilakukan untuk membuat fungsi gigi semakin berfungsi dengan baik. 

6. Beberapa Perawatan Lain

Tersedia beberapa jenis perawatan lain di FDC Cibubur, diantaranya ada Scalling, Gigi Palsu, Lepas Behel, serta beberapa jenis perawatan lainnya yang bisa Anda booking di klinik gigi ini.